Alinea
Dalam tulisan ilmiah, alinea merupakan sekumpulan
kalimat yang membahas suatu topik tertentu. Dengan demikian, sebuah alinea tidak mungkin terdiri dari hanya satu kalimat (kecuali dalam novel). Jangan buat alinea “yang terlalu panjang”, misal satu halaman. Minimum, sebuah alinea terdiri dari dua kalimat. Bila berganti topik pembicaraan, harus ganti alinea (buatlah alinea baru). Namun, bila topik belum berganti, jangan ganti alinea
baru. Alur pembahasan dari suatu alinea ke alinea berikutnya perlu lancar dan berpindah “secara
halus”.
Kalimat
Sebuah kalimat paling tidak memuat subyek dan predikat. Seringkali pemakaian keterangan tempat yang mengawali kalimat mengaburkan subyek; misal:
Dalam rapat tersebut dihadiri oleh Gubernur Suwardi serta bupati- bupati seluruh Jawa Tengah.
seharusnya:
Rapat tersebut dihadiri oleh Gubernur Suwardi serta bupati-bupati seluruh Jawa Tengah.
Pemakaian kata “Dalam” yang mengawali kalimat tersebut di atas merubah kata “rapat” menjadi keterangan tempat dan kalimat tersebut tidak mempunyai subyek. Pada perbaikan kalimat di bawahnya, kata “Rapat” menjadi subyek kalimat setelah kata “Dalam” dihapus.
Seringkali sebuah kalimat tidak mempunyai predikat, hanya
memuat subyek saja; contohnya:
Dalam rapat tersebut yang dihadiri oleh Gubernur Suwardi serta bupati-bupati seluruh Jawa Tengah.
Seharusnya kata “yang” tersebut di atas tidak dipakai karena membuat bagian
kalimat setelah kata “yang” menjadi bagian dari subyek (bukan lagi bersifat predikat).
Sebuah kalimat yang “terlalu
panjang” (misal terdiri dari
15 baris) akan menyiksa
pembacanya, karena pembaca baru akan menarik nafas bila
telah menjumpai tanda titik. Dalam hal seperti ini, potonglah kalimat tersebut menjadi dua atau tiga kalimat.
]
No comments:
Post a Comment