MAKALAH NEGOSIASI BISNIS : MENERAPKAN NEGOSIASI INTEGRATIF PADA PT. KARYA ZIRANG UTAMA DAIHATSU

PENDAHULUAN

 

I.1 Latar Belakang

Negosiasi adalah keadaan untuk menyelesaikan sebuah konflik yang terjadi antara dua belah pihak dalam mencapai tujuan tertentunya, sehingga kemungkinan terjadi salah satu pihak akan diuntungkan dan pihak lainya akan merasa dirugikan.

Tawar menawar adalah suatu jenis negosiasi yang dilakukan oleh penjual dan pembeli untuk menentukan harga suatu barang. Sedangkan tawar menawar distributif adalah negosiasi yang berusaha membagi sumber daya yang jumlahnya tetap biasanya terjadi dalam situasi menang-kalah. Tawar menawar distributif  berbeda dengan tawar-menawar integratif, yaitu negosiasi yang mencari satu penyelesaian atau lebih yang dapat menciptakan solusi menang-menang atau saling menguntungkan.

Negosiasi integratif merupakan negosiasi yang berjalan dan berdasarkan pada asumsi dalam mencari suatu penyelesaian dan dalam negosiasi ini diciptakan penyelesaian dalam kondisi menang menang diantara pihak-pihak yang terlibat (Salamah 2011, 57). Dalam negosiasi integratif ini negosiator yang terlibat diharuskan untuk memahami kepentingan pihak lawan dan hal ini kemudian akan membawa keputusan yang menguntungkan kedua pihak, serta jalannya negosiasi ini akan mudah dan lancar. Selain itu, negosiasi integratif identik dengan hal-hal yang berkaitan dengan multi-issue, sharing, problem solving, dan bridge building.

 

I.2 Ruang Lingkup Pembahasan

Bagaimana penerapan Negosiasi Integratif dalam PT. Karya Zirang Utama Daihatsu ?

 

I.3 Tujuan Penulisan

Menerapkan Negosiasi Integratif pada kasus PT. Karya Zirang Utama Daihatsu

 

 

 

BAB II 

GAMBARAN UMUM dan TINJAUAN TEORI

 

 

II.1 Sejarah Berdirinya PT. Karya Zirang Utama Daihatsu

Awal dari perusahaan PT. Karya Zirang Utama dimulai dari “Ziebart” yaitu merk dagang perusahaan anti karat internasional yang di Indonesia berpusat di Jakarta membuka cabangnya di Semarangpada tahun 1993. Perusahaan ini pun laris manis karena hampir semua mobil keluaran Jepangmempercayakan anti karat di sini sebelum dijual di wilayah Jawa Tengah. Karena terkenal maka orang menyebutnya “Zirang” yaitu kependekan dari Ziebart cabang Semarang. Seorang pengusaha bernama Iwan Kuswanto yang sebelumnya berbisnis rental mobil dalam skala besar, membeli “Zirang” dan bekerjasama dengan “Ziebart” pusat untuk melanjutkan usaha tersebut.

Kemudian beliau menghentikan usaha rental mobilnya dan bekerjasama dengan PT AstraInternasional untuk membuka dealer Daihatsu di Jl. Sudirman 182 Semarang pada tahun 1995.Dealer mobil tersebut dinamakan PT. Karya Zirang Utama. Meskipun dalam wilayah Semarang sudah terdapat Astra International Daihatsu, PT. Karya ZirangUtama tetap mampu bersaing dan berkembang bahkan mampu membuka cabang baru di daerahKampung Kali Semarang, kemudian membuka beberapa cabang penjualan mobil bekas di wilayahSemarang.Pada tahun 2002, PT. Karya Zirang Utama membuka divisi Isuzu di Jl. A Yani 166 Semarang. Lalupada pertengahan 2004, PT. Karya Zirang Utama membuka cabang di luar Semarang tepatnya diKudus dan sekaligus membuka dua cabang dalam satu lokasi yaitu divisi Daihatsu dan Isuzu


II.2 Bentuk Badan Usaha PT. Karya Zirang Utama Daihatsu

Bentuk badan usaha PT. Karya Zirang Utama adalah Perseroan Terbatas

 

II.3 Bidang Usaha PT. Karya Zirang Utama Daihatsu

PT. Karya Zirang Utama Daihatsu adalah perusahaan yang bergerak di bidang penjualan mobil, perbaikan mobil, dan penjualan suku cadang mobil. khusunya  mobil merek Daihatsu.

 

II.4 Daerah Pemasaran PT. Karya Zirang Utama Daihatsu

Daerah pemasaran PT. Karya Zirang Utama Daihatsu adalah keseluruh indonesia, dengan showroom-showroom yang tersebar di setiap beberapa daerah.


BAB III

PEMBAHASAN

 

MASALAH YANG TERJADI :

Total penjualan mobil di PT. Karya Zirang Utama Daihatsu mengalami penurunan hingga 9 persen dibandingkan tahun sebelumnya. “Khusus untuk kendaraan jenis SUV penurunannya lebih besar, tepatnya untuk Daihatsu Terrios turun 40 persen,sedangkan kendaraan berjenis WAGON penurunnya tidak terlalu besar di banding SUV, tepatnya untuk Daihatsu Xenisa turun 20 persen”. Di tahun 2016 untuk Daihatsu Terrios terjual 11.500 kendaraan, namun di tahun 2017 turun menjadi 7.000 kendaraan. Sedangkan penjualan mobil Daihatsu Xenia tahun 2016 terjual sebanyak 1.500 kendaraan dan di tahun 2017 menurun menjadi 1.100 kendaraan.

 

PENYELESAIAN MASALAH :

Untuk menyelesaikan masalah yang terjadi pada PT. Karya Zirang Utama Daihatsu, perusahaan dapat menerapkan Strategi Taktik Negosiasi Integratif, supaya penjualan mobil untuk tahun depan dapat meningkat dengan signifikan Dengan menggunakan cara sebagai berikut :

 

1. Mengidentifikasi Masalah

Masalah yang dialami oleh PT. Karya Zirang Utama Daihatsu tentang menurunnya penjualan mobil di tahun 2017. “Khusus untuk kendaraan jenis SUV penurunannya lebih besar, tepatnya untuk Daihatsu Terrios turun 40 persen,sedangkan kendaraan berjenis WAGON penurunnya tidak terlalu besar di banding SUV, tepatnya untuk Daihatsu Xenisa turun 20 persen”. Di tahun 2016 untuk Daihatsu Terrios terjual 11.500 kendaraan, namun di tahun 2017 turun menjadi 7.000 kendaraan. Sedangkan penjualan mobil Daihatsu Xenia tahun 2016 terjual sebanyak 1.500 kendaraan dan di tahun 2017 menurun menjadi 1.100 kendaraan.

Jadi dapat di definisikan bahwa penjualan yang di lakukan oleh bagian marketing PT. Karya Zirang Utama Daihatsu tidak berjalan dengan cukup baik. Atau kata lain proses negosiasi yang terjadi tidak berjalan dengan lancar. Yang mengakibatkan calon pembeli tidak jadi untuk membeli mobil tersebut.

 

2. Mengerti Situasi Negosiasi Integratif

Situasi negosiasi distributif adalah keadaan dimana kedua belah pihak yang bernegosiasi harus menentukan titik awal, titik target, dan titik resistensinya sebelum memulai negosiasi.

Pada titik awal, bagian marketing dari PT. Karya Zirang Utama Daihatsu akan di ajukan beberapa pertanyaan oleh customer misalkan, daftar harga penjual, dan harga penawaran pertama dari pembeli. Jadi seharus mungkin untuk seorang sales mengerti betul tentang situasi ini

Titik target, titik dimana negosiator ingin mentup negosiasi atau tujuan optinalnya. Biasanya diketahui dan disimpulkan seiring dengan berjalannya negosiasi.

Titik resistensi, harga maksimal yang dibayarkan sebagai negosiator pembeli, bagi penjual jumlah tersebut adalah harga terendah yang diterima.


3. Memahami Posisi-Posisi yang Diambil Selama Negosiasi

Bagian marketing dari PT. Karya Zirang Utama Daihatsu dalam melakukan kegiatan tawar-menawar distributif yang efektif harus memahami proese pengambilan posisi selama tawar-menawar. Negosiasi memberikan peluang bagi kedua belah pihak untuk mengomunikasikan informasi mengenai posisi mereka yang dapat mengarah pada perubahan posisi-posisi tersebut :

a. Penawaran Pembuka

Ketika negosiasi dimulai, pihak  dari PT. Karya Zirang Utama Daihatsu akan dihadapkan dengan situasi yang cukup membingungkan. Karena pihak PT. Karya Zirang Utama Daihatsu akan melakukan penawaran pertama dalam negosiasi. Tapi hal tersebut memberikan keuntungan bagi pihak PT. Karya Zirang Utama Daihatsu yang membuat penawaran tersebut. Namun pihak PT. Karya Zirang Utama Daihatsu tersebut perlu berhati-hati karena ketika calon customer mengetahui bahwa harga yang di tawarkan terbilang sangat tinggi, maka berakibat calon customer tersebut menjadi malas untuk melanjutkan negosiasi dan memilih tempat lain untuk membelinya.

b. Sikap Pembuka

Keputusan kedua yang harus diambil oleh pihak PT. Karya Zirang Utama di awal tawar menawar integratif berkaitan dengan sikap yang di adopsi selama negosiasi. Pihak PT. Karya Zirang Utama Daihatsu harus mempertimbangkan pesan yang ingin mereka sampaikan dengan sikap pembuka dan konsesi selanjutnya karena terdapat kecenderungan negosiator untuk memperbaiki respons “baik” terhadap taktik distributif dalam negosiasi.

c. Penawaran akhir

Pada akhirnya, pihak PT. Karya Zirang Utama Daihatsu ingin menyampaikan pesan bahwa tidak ada ruang pergerakan yang lebih jauh–bahwa penawaran saat ini adalah yang terakhir. PT. Karya Zirang Utama Daihatsu mungkin akan membiarkan keberadaan konsesi lebih jauh untuk menyampaian pesan dari pada memaksakan dari pihak lain. Pihak lain mungkin pada awalnya tidak akan mengenali penawaran terakhir merupakan final dan mungkin bersukarela untuk konsesi lebih jauh untuk mendapat respons dari pihak lain. Mendapati bahwa tidak ada konsesi lanjut yang terjadi,pihak lain mungkin merasa dikhianati dan merasa bahwa pola konsesi –konsesi balasan dilanggar. Konflik yang diakibatkan mungkin dapat membuat negosiasi menjadi rumit.

 

4. Membuat Solusi Alternatif Masalah

Tujuan membuat solusi alternatif adalah untuk membuat daftar pilihan atau kemungkinan-kemungkinan solusi atas masalah negosiasi yang di lakukan antara pihak PT. Karya Zirang Utama Daihatsu dengan calon customer. Jika calon customer tersebut kurang tertarik dengan harga yang di tawarkan pihak PT. Karya Zirang Utama Daihatsu maka, perusahaan akan menawarkan lagi beberapa keuntungan jika calon customer membeli produk tersebut. Seperti memberi keuntungan geratis ganti oli selama 1 tahun di showroom tersebut, melakukan perawatan Tune Up mobil diskon 5O persen jika melakukan peraatan di showroom tersebut, dan pembelian suku cadang akan mendapat potongan harga. Dengan ditawarinya beberapa keuntungan tersebut maka akan membuat calon tersebut akan tertarik dengan harga yang ditawarkan. Sehingga calon tersebut jadi membeli produk mobil itu, yang dampaknya akan menyebabkan peningkatan penjualan bagi PT. Karya Zirang Utama Daihatsu itu sendiri.

 

BAB IV

PENUTUP

 

Kesimpulan

Negosiasi integratif yang berhasil dapat terjadi jika kedua pihak memiliki predisposisi untuk menemukan solusi bersama yang dapat diterima oleh keduanya. Unsur kunci pada sebuah situasi negosiasi integratif adalah keyakinan bahwa semua pihak dapat mendapatkan keuntungan.Kedua pihak harus termotivasi untuk berkolaborasi dan bukan untuk bersaing, mereka harus berkomitmen untuk mencapai sebuah tujuan yang menguntungkan kedua pihak dan bukan hanya memenuhi kepentingan sendiri. Mereka harus menerapkan gaya interpersonal yang lebih menyenangkan daripada yang menantang, lebih terbuka dan mempercayai daripada yang menghindar dan defensif, lebih fleksibel (tetapi tegas) daripada yang keras kepala ( tetapi mengalah)

 

Saran

Bagian marketing PT. Karya Zirang Utama Daihatsu seharusnya memahami betul produk yang akan di tawarkan kepada calon customer. Dalam negosisasi seorang negosiator harus menggunakan etika yang baik meskipun customer mempunyai sifat yang berbanding terbalik, memahami suasana yg sedang terjadi, dan menyampaikan hal yang sekiranya perlu disampaikan. Sebagai negosiator, kita tidak hanya mengajak,mempromosikan, atau menginformasikan kerjasama dengan pihak lain, tetapi juga kita mewakili namabaik perusahaan. Negosiasi bukan hanya pertukaran solusi-solusi yang diinginkan, melainkan mencakup sejumlah topik yang luas di sebuah lingkungan di mana masing-masing pihak mencoba memengaruhi satu sama lain.

 

DAFTAR PUSTAKA

 

-   Lewicki, Roy J., Barry, Bruce, & Saunders, David M. 2012. Negosiasi Edisi 6

https://www.google.com


 

No comments:

Post a Comment

Perlindungan terhadap Perempuan ditinjau dari prinsip kesetaraan dalam Undang-Undang Perkawinan

  Kedinamisan hukum semakin memperhatikan nasib perempuan untuk adanya kesetaran dan keadilan gender dan untuk memberikan perlindungan t...