Penggunaan Kata depan "di" dan Kata Sambung "Sedangkan"

 

A.  Kata Depan “di”

Kata depan “di” yang diikuti oleh kata yang menunjukkan tempat perlu dipisahkan dari kata penunjuk tempat tersebut;

contoh:

di sana; di atas; di bawah, di lapangan, di Semarang

Kata “di” yang merupakan awalan untuk kata kerja tidak dipisahkan dari kata kerja tersebut; contoh:

 

dihadiri; dikerjakan, diolah, diamati, diwawancarai

 

B.  Kata Sambung “sedangkan”

Kata “sehingga” dan “sedangkan” merupakan kata sambung atau kata hubung yang berfungsi menghubungkan dua anak kalimat, maka jangan pakai kata ini untuk mengawali kalimat.

Contoh pemakaian kata “sedangkan” yang salah:

...dilakukan oleh Pemerintah. Sedangkan masyarakat hanya membantu membersihkan jalan-jalan.

 

Perbaiki kalimat di atas menjadi:

...dilakukan oleh Pemerintah, sedangkan masyarakat hanya membantu membersihkan jalan-jalan.

No comments:

Post a Comment

Perlindungan terhadap Perempuan ditinjau dari prinsip kesetaraan dalam Undang-Undang Perkawinan

  Kedinamisan hukum semakin memperhatikan nasib perempuan untuk adanya kesetaran dan keadilan gender dan untuk memberikan perlindungan t...