1. Jahe
Ekstrak jahe telah lama dikenal karena manfaatnya bagi kesehatan. Bahkan, dengan konsumsi jahe secara rutin, tubuh mendapat vitamin alami yang membuatnya kebal dari serangan penyakit. Hal ini terbukti melalui penelitian The Journal of Head and Face Pain tahun 2011. Disebutkan kalau mengoleskan gel jahe ke lidah, ampuh dalam mengatasi durasi atau frekuensi migrain. Selain itu, seduhan air jahe pun juga tak kalah berkhasiat. Jika kamu memang mengalami pusing, cobalah untuk meneguk segelas air jahe hangat. Dengan begitu, bisa membantu meredakan pusing atau sakit kepala, efek dari vaksinasi.
2. Air Putih
Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) merekomendasikan minum banyak air setelah vaksin COVID-19 untuk membantu mengurangi ketidaknyamanan dari kemungkinan efek samping seperti demam. Selain itu, tetap terhidrasi dapat membantu memperkuat pertahanan tubuh agar tidak sakit. Air bekerja untuk menjaga saluran hidung tetap lembab, sehingga lendir dapat melawan virus dan penyakit sebelum masuk ke dalam tubuh. Air juga menambah oksigen ke darah, yang membantu sistem kekebalan bekerja lebih efektif.
3. Buah dan Sayuran
Buah dan sayuran yang kaya vitamin C dapat membantu tubuh memproduksi lebih banyak sel darah putih (jenis yang melawan infeksi dan penyakit), seperti jeruk bali, jeruk dan lemon mengandung vitamin C tingkat tinggi. Terlebih lagi, sayuran hijau seperti brokoli, Sawi, kangkung, dan bayam kaya akan antioksidan yang bekerja untuk melindungi sel dari radikal bebas berbahaya. Itu penting karena radikal bebas - molekul tidak stabil yang merusak DNA dan protein di dalam sel kita - dapat menyebabkan stres oksidatif, yang berpotensi membuat seseorang lebih rentan terhadap penyakit.
4. Sup ayam / Kaldu tulang
Anda juga bisa mengonsumsi sup ayam. Penelitian dalam jurnal Chest juga membuktikan sup ayam mengandung antiinflamasi ringan. Komponen yang ada di dalam sup ayam termasuk ayam, wortel, seledri, peterseli, garam, dan merica juga membantu melawan peradangan. Anda juga bisa mengonsumsi sup kaldu tulang. Sup kaldu tulang mengandung asam amino glisin dan arginin, yang memiliki efek antiinflamasi yang kuat.
5. Ikan Salmon
Ikan salmon banyak mengandung omega-3, lemak yang menyehatkan jantung yang dapat mengurangi peradangan dalam tubuh, menurunkan tekanan darah dan mencegah plak dari penyumbatan arteri. Penelitian Harvard T.H. Chan School of Public Health menunjukkan bahwa lemak omega-3 tidak hanya membantu mencegah penyakit jantung dan stroke tetapi juga dapat membantu mengelola penyakit autoimun seperti lupus dan rheumatoid arthritis dan berpotensi melindungi terhadap kanker dan kondisi lainnya.
6. Kacang Almon
Kacang adalah sumber vitamin dan mineral yang bekerja untuk mendukung sistem kekebalan tubuh yang sehat dan jantung yang kuat," kata Sonpal. Makanan ini juga membantu mencegah peradangan. The American Journal of Clinical Nutrition menemukan bahwa konsumsi kacang terutama kacang Almon secara teratur dikaitkan dengan jumlah biomarker inflamasi yang lebih rendah



No comments:
Post a Comment