Cappadocia

 

 Sumber Foto: Pixabay

Turki adalah negara yang memiliki sejarah panjang dalam perkembangan kebudayaan manusia di muka bumi. Letak negara Turki sangat strategis, yaitu di persimpangan benua Asia dan Eropa, perbatasan Semenanjung Balkan dan kawasan Timur Tengah. Turki juga menjadi jalur penting dalam persebaran kebudayaan-kebudayaan agung di dunia.  Tempat wisata di Turki telah menjadi arena bertaburnya benda-benda dan bangunan peninggalan bersejarah dari kebudayaan Islam, Kristen, Katholik, dan beberapa aliran kepercayaan lokal lainnya. Salah satu wisata Turki yang paling bersejarah adalah Cappadocia.

Cappadocia merupakan distrik kuno yang membentang di tengah Anatolia (Turki). Cappadocia terkenal dengan landscape  uniknya yang tampak seperti permukaan bulan, kota bawah tanah, gereja-gereja gua, dan rumah-rumah batu. Cappadocia terletak sekitar 200 mil di selatan Ankara, ibukota Republik Turki, dan membentang antara Gunung Taurus dan Laut Hitam.

Cappadocia masuk dalam salah satu jajaran UNESCO World Heritage Site. Situs ini jadi merupakan rumah bagi sejumlah besar gereja dan tempat tinggal. Uniknya, bangunannya terbuat dari batu yang terbentuk akibat hujan dan angin yang mengikis permukaannya selama ribuan tahun silam, daratan yang tertutup lava berlokasi di antara Erciyes, Melendiz dan Hasan dimana para penduduk di masa itu memahat batu-batu dan menggali tanah untuk dijadikan tempat tinggal yang menghasilkan penampakan seperti dunia lain. Erupsi gunung-gunung merapi ini terjadi selama 2 milyar tahun yang lalu. Lapisan tuff lunak pun terbentuk dengan ketebalan 150m oleh lava yang menutupi lembah yang terkukung pegunungan. Sungai-sungai yang meluap membanjiri lereng bukit serta angin kencang mengikis formasi geologis batuan tuff di dataran tinggi ini menjadi lapisan-lapisan yang menghasilkan bentuk aneh yang disebut dengan ‘fairy chimney’ atau cerobong peri dalam ragam rupa seperti jamur, rucing, topi dan kerucut.

Sejarah Cappadocia di Turki

Kota ini pertama kali diukir oleh bangsa Het dari kerajaaan Hittites lebih dari 3.000 tahun yang lalu. Kerajaan Hittites merupakan salah satu imperium termaju di dunia kuno yang berkuasa dari 1700 SM sampai 1190 SM.

Nama Cappadocia sudah dikenal sejak abad ke-6 Sebelum Masehi (SM), kemudian didiami oleh orang-orang dari Persia penganut ajaran Zoroaster. Dikutip dari Britannica, Cappadocia sempat dikuasai oleh Aleksander Agung dari Kekaisaran Makedonia. Namun, setelah sang kaisar wafat pada 323 SM, terjadi perebutan kekuasaan di Cappadocia. Wilayah ini akhirnya jatuh ke tangan Dinasti Seleukia kendati orang-orang Persia tetap punya pengaruh besar. Cappadocia cukup lama bernaung di bawah kekuasaan Kekaisaran Romawi hingga periode tahun masehi, bahkan sampai masa Kekaisaran Romawi Timur atau Kekaisaran Bizantium.Periode Romawi inilah Cappadocia menjadi salah satu tempat terpenting dalam misi penyebaran agama Kristen. Semasa periode Kristen ini, banyak gereja serta berbagai bangunan unik lainnya yang dibangun dari batu. Periode Kristen berakhir setelah Kekaisaran Bizantium kehilangan Cappadocia akibat mengalami kekalahan dari Kekaisaran Turki Seljuk dalam Pertempuran Manzikert pada 1071.

Tempat-tempat wisata yang paling banyak dikunjungi di Cappadocia antara lain

1.       Cavusin / gereja kuno

2.       Cross Golf

3.       Lembah Mawar

4.       Pendakian

5.       Wisata Balon Udara

6.       Kota Bawah Tanah

Para sejarahwan meneliti bahwa awal mula pembangunan kota bawah tanah Kapadokya berlangsung pada abad ketujuh dan kedelapan Masehi pada saat negara Turki dilanda invasi Arab. Ketika itu sebagian masyarakat Turki setempat telah menganut agama Nasrani. Mereka menolak proses Islamisasi yang dilakukan oleh bangsa Arab. Oleh karena itu, mereka menyingkir ke wilayah perbukitan di Kapadokya dan membangun pemukiman di bawah permukaan tanah.

Sekitar 200 bangunan bawah tanah telah ditemukan di Cappadocia, banyak di antaranya terhubung satu sama lain melalui terowongan. Dahulu kala fungsi kota bawah tanah, bukanlah permukiman yang permanen. Dan warga Cappadocia tak tinggal di dalamnya sepanjang waktu. Kota ini hanya difungsikan saat terjadi peperangan atau penyerbuan.

Ketika daerah itu diserang, para keluarga akan melarikan diri ke ruang bawah tanah mereka, bergegas melalui terowongan gelap, dan berkumpul di kota bawah tanah.

Sebagian rumah-rumah bawah di Cappadocia masih dihuni penduduk asli, sedangkan rumah lainnya telah berubah fungsi sebagai hotel bawah tanah yang disewakan kepada turis yang berkunjung kesana. Gereja-gereja bawah tanah di Cappadocia memiliki seni arsitektur khas Eropa yang indah. Lukisan pada atap dan dinding gereja bawah tanah tidak kalah indahnya dengan gambar tempat wisata di Vatikan.

Pemerintah Turki membangun dan memelihara kawasan wisata Cappadocia dengan sangat baik. Tempat ini dapat dicapai dengan jaringan transportasi bus, kereta api, dan penerbangan dari kota Ankara dan Istanbul.

 

Cara Berkunjung ke Cappadocia

Pesawat Udara

Cara tercepat dan ternyaman untuk mencapai Cappadocia adalah melalui udara. Terdapat dua bandara utama yang akan menghubungkan Anda ke Cappadocia, salah satunya adalah Kayseri Erkilet Airport (ASR) berlokasi di Kayseri, hanya satu jam berkendara dari Cappadocia. Turkish Airlines melayani penerbangan dari Istanbul Ataturk Airport (IST) ke Kayseri Erkilet Airport. Tersedia penerbangan reguler tiap harinya dari Izmir ke Kayseri via Istanbul. Setelah tiba di Kayseri, Anda bisa menggunakan bus pengantar ke Cappadocia.

Bandara lainnya adalah Nevsehir Kapadokya Airport (NAV) berlokasi di kota Gulsehir di provinsi Nevsehir. Turkish Airlines mengoperasikan penerbangan langsung dari Istanbul Ataturk ke Nevsehir – Kapadokya dua kali setiap harinya.

Mobil

Dari Kayseri, Cappadocia sekitar 70 km atau 1 jam berkendara

Dari Mersin ke Cappadocia sekitar 228 km atau 45 menit berkendara

Dari Ankara ke Cappadocia sekitar 305 km atau 4 jam berkendara

Dari Eskisehir ke Cappadocia sekitar 528 km atau 6 jam 30 menit berkendara

Dari Istanbul ke Cappadocia sekitar 757 km atau 9 jam 15 menit berkendara

Dari Antalya ke Cappadocia sekitar 542km atau 8 jam 15 menit berkendara

Dari Izmir ke Cappadocia sekitar 777 km atau 11 jam 15 menit berkendara

Dari Konya ke Cappadocia sekitar 238 km atau 3 jam 30 menit berkendara

Dari Bursa ke Cappadocia sekitar 679 km atau 8 jam 15 menit berkendara

Dari Nidge ke Cappadocia sekitar 88 km atau 1 jam 20 menit berkendara

 

Kereta

Kayseri berada di jalur kereta yang sibuk. Anda dapat dengan mudah mendapatkan kereta yang nyaman menuju Kayseri dari berbagai stasiun kereta di seluruh Turki. Dari Kayseri Anda bisa menggunakan bus ke Goreme.


Bus

Dari Istanbul – 12 jam

Dari Ankara – 5 jam

Dari Bursa – 11 jam

Dari Izmir – 12 jam

Dari Konya – 4 jam

Dari Antalya – 9 jam

Dari Canakkale – 17 jam

Saat ini, Cappadocia jadi daerah destinasi wisata yang membentang dari Kayseri barat ke Aksaray Tempat ini jadi salah satu destinasi wisata terkenal dan menjadi salah satu favorit turis internasional.

 

Sumber :

http://bm.turkeytourism.com.my/destinasi/cappadocia/

https://www.kompas.com/global/read/2021/12/31/190000170/cappadocia-lokasi-di-turki-yang-tenar-berkat-series-perselingkuhan

https://www.liputan6.com/lifestyle/read/2037920/cappadocia-kota-batu-menakjubkan-di-turki

https://tirto.id/cappadocia-ada-di-mana-sejarah-wisata-bagaimana-cara-ke-sana-gmLq

No comments:

Post a Comment

Perlindungan terhadap Perempuan ditinjau dari prinsip kesetaraan dalam Undang-Undang Perkawinan

  Kedinamisan hukum semakin memperhatikan nasib perempuan untuk adanya kesetaran dan keadilan gender dan untuk memberikan perlindungan t...