. Kutipan
Ada
dua macam kutipan : langsung dan tidak langsung (parafrasa)
a. Kutipan
langsung
1) Pada
kutipan langsung kutipan harus
sama dengan aslinya baik mengenai
susunan kata-katanya, ejaannya, maupun mengenai
tanda-tanda bacanya.
2) Kutipan
yang panjangnya kurang dari lima baris,
dimasukkan ke dalam
teks dengan dua spasi
dan diberi tanda kutip pada
awal akhir kutipan
3) Kutipan yang panjangnya lima baris atau lebih diketik dengan spasi satu tanpa tanda kutip pada awal dan akhir kutipan, dimulai setelah empat pukulan ketik dan margin kiri. Jarak antara kutipan yang panjangnya lima baris atau lebih dan teks adalah dua spasi.
4) Apabila
dalam kutipan perlu dihilangkan
beberapa bagian, maka bagian-bagian yang diketik jarang (ellipsis points)
diselingi satu pukulan ketik
:
a) Tiga
titik digunakan sebagai pengganti satu
kata sampai beberapa kalimat atau beberapa
kalimat dalam satu paragraph kata yang
tidak dihilangkan.
b) Gunakan
empat titik - sesungguhnya
sebuah titik diikuti tiga titik jika
yang dihilangkan adalah :
(1)
bagian akhir kalimat. (2)
bagian awal kalimat
berikutnya atau lebih.
c) Kalau
menghilangkan satu paragraph atau lebih
gunakan ellipsis panjang, mulai dari margin kiri
sampai margin kanan.
5) Kalau perlu disisipkan ke dalam kutipan, dipergunakan tanda kurung besar [ ]. Tanda ini biasanya tidak ada pada mesin ketik; jadi harus dibubuhi dengan pena dan tinta hitam.
6) Kalau
dalam kutipan yang panjangnya kurang dari
lima baris terdapat tanda kutipan
(koma dua), maka tanda kutip
itu diubah menjadi tanda kutip satu koma
7) Kata-kata yang tidak bergaris atau cetak miring dalam aslinya, tetapi oleh pengutip dianggap perlu diberi cetak miring, dibubuhi catatan langsung di belakang bagian yang diberi bergaris di antara tanda kurung besar. Contoh: "Dalam hal seperti itu, ternyata Presiden sama sekali tidak (garis bawah oleh penulis) mempunyai pengaruh apa-apa". Cara ini berlaku bagi setiap perubahan dan tambahan terhadap bentuk asli bahan yang dikutip.
8) Tiap-tiap
kutipan pada akhir kutipan nomor itu
ditaruh setengah spasi di
atas baris kalimat, langsung sesudah akhir
kutipan (tidak diselingi satu ketukan
kosong). Dalam hal-hal tertentu nomor kutipan dapat juga ditaruh
di belakang nama pengarang yang
kutipan atau di belakang kata-kata tertentu.
Nomor kutipan berurut sampai bab terakhir, tidak dibubuhi
titik, tanda kurung,dlan lain- lain.
b. Kutipan
Tidak Langsung
1) Yang
diutamakan dalam kutipan
tidak langsung adalah semata-mata isi,
maksud, atau jiwa kutipan
bukan cara dan bentuk
kutipan
2) Pada
kutipan tidak langsung tidak digunakan tanda kutip,
tetapi harus dicantumkan nomor kutipan
dan sumber kutipan yang dimuat dalam " footnote " dengan nomor yang sama.
No comments:
Post a Comment