Kau yang setiap saat mengajari aku kesabaran, dan
kau juga yang selalu mengingatkanku agar menjaga hati, karena memang hati ini
hanya untukmu.
Kau tidak hanya yang terindah, namun kau juga yang
terdalam di hidupku. Maka tidak salah lagi, jika aku memutuskan untuk mencintaimu.
Suatu
saat cahaya hatiku mulai meredup, dan kamu bisa membatnya terang kembali,
karena kasih sayangmu lah yang mampu jadi lenteranya.
Dalam kertas hati,,
Kugoreskan ungkapan rasa dengan tinta cinta..
Kumainkan hati untuk menulis syair..
Tentang kau agar aku dapat merasakan kebahagian…
Dalam jiwa,,
Mengenal namamu.. se’akan anugrah yang indah disetiap
langkah ini..
Membaca arti dirimu.. tlah menghadirkan satu hikmat
tak ternilai..
Menghitung rambutmu dalam anganku.. bagaikan hari2
bahagia yang kujalani..
Menyentuh dirimu.. se’olah merasakan keindahan tiada
taranya..
Wahai pujaan hatiku,,
Kau hiasi taman ini nan indah..
Tercium wangi semerbak rasa sampai di jantungku..
Bisikan suaramu.. menentramkan hati ini..
Melihatmu.. seolah2 manatap keindahan yang tiada
nilainya..
Oh pujaanku,,
Denyut jantung bergetar.. menunggu langkahmu memasuki
taman hati..
Aliran darah mengalir begitu cepat menanti jawaban
itu..??
Sungguh aku tlah merasakan apa yang dinamakan cinta
itu..
Akupun percaya dengan suguhan senyumanmu..
Kiasan kata2 indah yang dibungkus dengan kesucian
kasihmu..
Untuk menghapus hati tersakiti..
Melupakan masa derita..
Dan Memberikan keindahan hidup ini..
No comments:
Post a Comment