BAHASA PEMROGRAMAN JAVA UNTUK PEMBUATAN APLIKASI KEUANGAN
BAB I
PENDAHULUAN
1.1
Latar Belakang
Perangkat lunak adalah satu
bagian yang tak terpisahkan dari system computer saat ini. Perkembangan
teknologi saat ini dapat dipastikan mengikutsertakan perkembangan perangkat
lunak. Perkembangan pembangunan perangkat lunak mengalami kemajuan yang
signifikan sejak 6 dekade terakhir: dimulai dari sekedar memberi instruksi
biner ke system computer sederhana, pembuatan bahasa pemrograman tingkat
rendah, tingkat menengah sampai tingkat tinggi. Selain itu, karena semakin
kompleknya kebutuhan akan computer sebagai alat Bantu komputasi, perkembangan
perngkat lunak juga telah melahirkan konsep-konsep pemrograman, mulai dari
konsep pemrograman sederhana (hanya menuliskan baris-baris program dari yang
berjalan dari awal sampai akhir program), pembuatan prosedur-prosedur, sampai
pada pemrograman berorientasi obyek.
Pemrograman berorientasi obyek
merupakan konsep pemrograman yang relatif baru, di mana pemrograman diarahkan ke
paradigma pembentukan obyek-obyek yang saling berinteraksi. Selain konsepnya
lebih mudah dicerna oleh pemrograman, baik yang awam sekalipun, konsep
pemrograman berorientasi obyek mempermudah maintenance software sehingga
software menjadi lebih fleksibel apabila akan direvisi atau dikembangakan.
1.2
Tujuan
Adapun tujuan dari pembuatan
makalah ini adalah :
1.
Untuk
memenuhi salah satu tugas mata kuliah Bahasa Indonesia.
2.
Menjelaskan
fitur-fitur teknologi dari Java Virtual Machine (JVM), garbage collection, dan
code security.
3.
Menjelaskan
perbedaan fase pada pemrograman Java.
4.
Mengidentifikasi
bagian dasar dari program Java.
1.3
Rumusan Masalah
Untuk mempermudah pembahasan
dalam makalah ini dalam rumusan masalah dibuat dalam bentuk pertanyaan sebagai
berikut :
1.
Apa
yang dimaksud dengan bahasa pemrograman?
2.
Apa
yang dimaksud dengan teknologi Java?
3.
Mengapa
memilih bahasa pemrograman java dalam pembuatan aplikasi?
4.
Kemampuan
apa saja yang terdapat pada pemrograman Java?
5.
Bagaimana
pembuatan aplikasi dektop laporan keuangan FC Alvin Mubarok dengan bahasa
pemrograman Java ?
BAB II
PEMBAHASAN
2.1
Pengertian Bahasa Pemrograman
Bahasa pemrograman, atau sering
diistilahkan juga dengan bahasa komputer atau bahasa pemrograman komputer,
adalah instruksi standar untuk memerintah komputer. Bahasa pemrograman ini
merupakan suatu himpunan dari aturan sintaks dan semantik yang dipakai untuk
mendefinisikan program komputer. Bahasa ini memungkinkan seorang programmer
dapat menentukan secara persis data mana yang akan diolah oleh komputer, bagaimana
data ini akan disimpan/diteruskan, dan jenis langkah apa secara persis yang
akan diambil dalam berbagai situasi.
Menurut tingkat kedekatannya
dengan mesin komputer, bahasa pemrograman terdiri dari:
1. Bahasa Mesin, yaitu memberikan
perintah kepada komputer dengan memakai kode bahasa biner, contohnya
01100101100110
2. Bahasa Tingkat Rendah, atau
dikenal dengan istilah bahasa rakitan (bah.Inggris Assembly), yaitu memberikan
perintah kepada komputer dengan memakai kode-kode singkat (kode mnemonic),
contohnya kode_mesin|MOV, SUB, CMP, JMP, JGE, JL, LOOP, dsb.
3. Bahasa Tingkat Menengah, yaitu
bahasa komputer yang memakai campuran instruksi dalam kata-kata bahasa manusia
(lihat contoh Bahasa Tingkat Tinggi di bawah) dan instruksi yang bersifat
simbolik, contohnya {, }, ?, <<, >>, &&, ||, dsb.
4. Bahasa Tingkat Tinggi, yaitu
bahasa komputer yang memakai instruksi berasal dari unsur kata-kata bahasa
manusia, contohnya begin, end, if, for, while, and, or, dsb. Komputer dapat
mengerti bahasa manusia itu diperlukan program compiler atau interpreter.
Sebagian besar bahasa pemrograman
digolongkan sebagai Bahasa Tingkat Tinggi, hanya bahasa C yang digolongkan
sebagai Bahasa Tingkat Menengah dan Assembly yang merupakan Bahasa Tingkat
Rendah.
Fungsi bahasa pemrograman yaitu
memerintah komputer untuk mengolah data sesuai dengan alur berpikir yang kita
inginkan. Keluaran dari bahasa pemrograman tersebut berupa program/aplikasi.
Contohnya adalah program yang digunakan oleh kasir di mal-mal atau swalayan,
penggunaan lampu lalu lintas di jalan raya, dll.
Bahasa Pemrograman yang kita
kenal ada banyak sekali di belahan dunia, tentang ilmu komputer dan teknologi
dewasa ini. Perkembangannya mengikuti tingginya inovasi yang dilakukan dalam
dunia teknologi. Contoh bahasa pemrograman yang kita kenal antara lain adalah
untuk membuat aplikasi game, antivirus, web, dan teknologi lainnya.
Bahasa pemrograman komputer yang
kita kenal antara lain adalah Java, Visual Basic, C++, C, Cobol, PHP, .Net, dan
ratusan bahasa lainnya. Namun tentu saja kebutuhan bahasa ini harus disesuaikan
dengan fungsi dan perangkat yang menggunakannya. Secara umum bahasa pemrograman
terbagi menjadi 4 kelompok, yaitu :
1. Object Oriented Language (Visual
dBase, Visual FoxPro, Delphi, Visual C)
2.
High
Level Language (seperti Pascal dan Basic)
3.
Middle
Level Language (seperti bahasa C), dan
4.
Low
Level Language (seperti bahasa Assembly)
Bahasa pemrograman juga dibagi dalam 3 tingkatan. Adapun tingkatan dalam bahasa pemrograman meliputi :
1.
Bahasa
Tingkat Tinggi
Bahasa pemrograman masuk tingkat
ini karena bahasa tersebut mendekati bahasa manusia. Contohnya bahasa Basic,
Visual Basic, Pascal, Java, PHP.
2.
Bahasa
Tingkat Menengah
Disebut tingkat menengah karena
bisa masuk ke dalam bahasa tingkat tinggi maupun rendah. Contohnya bahasa C.
- Bahasa Tingkat Rendah
Bahasa pemrograman masuk tingkat
ini karena bahasanya masih jauh dari bahasa manusia. Contohnya bahasa Assembly.
Proses pembuatan program yaitu
kita menulis kode sumber pada teks editor misalnya notepad kemudian mengubahnya
menjadi bahasa mesin yang bisa dieksekusi oleh CPU. Proses pengubahan kode
sumber (source code) menjadi bahasa mesin (machine language) ini terdiri dari
dua macam yaitu kompilasi dan interpretasi.
Dalam proses kompilasi semua kode
sumber dibaca terlebih dahulu dan jika tidak ada kesalahan dalam menulis
program maka akan dibentuk kode mesinnya sehingga program bisa dijalankan.
Program yang melakukan tugas ini disebut Compiler. Program hasil kompilasi akan
berbentuk executable. Program bisa langsung dijalankan tanpa harus memiliki
Compiler di komputer yang menjalankan program tersebut. Bahasa yang menggunakan
teknik kompilasi misalnya bahasa C, C++, Pascal, Assembly dan masih banyak
lagi.
Bahasa yang menggunakan teknik
interpretasi akan membaca kode sumber perbaris dan dieksekusi perbaris. Jika
ditemukan kesalahan dalam penulisan program maka di baris kesalahan itulah
program akan dihentikan. Program yang melakukan tugas ini disebut Interpreter.
Pada teknik interpretasi tidak ada akan dihasilkan program standalone, artinya
untuk menjalankan program kita harus mempunyai kode sumbernya sekaligus
interpreter program tersebut. Bahasa yang menggunakan teknik interpretasi
misalnya bahasa Perl, Python, Ruby dan masih banyak lagi.
Ada juga bahasa pemrograman yang
menghasilkan programnya dengan teknik kompilasi sekaligus interpretasi.
Misalnya bahasa java. Dalam pembuatan program java kode sumber diubah menjadi
bytecode. Meskipun nampak seperti bahasa mesin namun ini bukanlah bahasa mesin
dan tidak executable. Untuk menjalankan bytecode tersebut kita membutuhkan Java
Runtime Environment (JRE) yang bertugas sebagai interpreter sehingga
menghasilkan program dari bytecode tersebut.
Meskipun setiap bahasa
pemrograman dibuat untuk membuat program namun setiap bahasa dibuat dengan
tujuan dan fungsi yang berbeda-beda. Misalnya untuk membuat driver hardware
kita tidak bisa menggunakan bahasa Visual Basic. Untuk membuat program berbasis
sistem seperti driver kita bisa gunakan bahasa C atau Assembly. Contohnya
sistem operasi linux yang open source. Jika anda melihat kode sumbernya anda
akan menemukan bahwa linux dibuat menggunakan bahasa C. Sedangkan untuk
pemrograman desktop kita bisa menggunakan Visual Basic. Bahasa tersebut
dirancang oleh Microsoft untuk pemrograman desktop dengan tampilan GUI yang
memukau. Bahasa
pemrograman yang umum digunakan diantaranya adalah :
1.
HTML
/ CSS
Banyak yang tidak menggaggap ini bagian dari bahasa pemprograman, tapi jika di lihat dari mana program web berasal maka bisa di pastikan html/CSS adalah dasar dari itu semua,jadi jika anda ingin belajar membuat web statis terebih dahulu anda pasti akan belajar HTML/CSS dasar.
- JavaScript
JavaScript adalah cara yang sangat populer
untuk menambahkan fitur interaktif untuk halaman web dan aplikasi . Ini adalah
salah satu bahasa yang paling mudah untuk dipelajari dan dapat digunakan untuk
apa pun seperti memvalidasi data formulir untuk mengembangkan permainan ,
menjadikannya pilihan yang sangat populer untuk pemula .
- PHP
Bahasa program yang digunakan
terutama untuk mengembangkan halaman web dinamis . Ini berarti bahwa daripada
menciptakan sebuah file terpisah penuh kode untuk setiap halaman situs , Anda
dapat menulis seperangkat aturan untuk mengakses dan menampilkan informasi dari
database yang kemudian dapat membuat halaman dan memanggil mereka ketika mereka
dibutuhkan .
- C + +
Dikembangkan untuk menambahkan
fitur berorientasi objek dengan bahasa C , dengan penambahan kelas dan fitur
lainnya . C + + yang sekarang banyak digunakan dengan berbagai besar aplikasi .
Belajar C + + juga memiliki keuntungan yaitu lebih mudah untuk mempelajari
bahasa C lainnya yaitu C # dan C. Semua bahasa C umumnya dipandang sebagai
bahasa pemprograman tingkat menengah .
- C #
Diucapkan C Sharp , bahasa ini
diciptakan oleh Microsoft dalam kerangka NET . . Jika Anda ingin menulis
aplikasi jendela , atau terutama jika Anda ingin menulis kode untuk perangkat
lunak desktop , ini sangat penting. Ini adalah tujuan OOP umum yang berbagi
banyak kesamaan dengan bahasa C tua.
- C
Ini adalah versi C yang digunakan
oleh sistem operasi Apple serta sejumlah kecil aplikasi lain . Jika Anda ingin
mengkhususkan diri dalam menulis kode untuk produk Apple maka ini adalah
program yang harus anda kuasai.
- Python
Sangat populer dalam komunitas
ilmiah dan akademik , tetapi juga telah digunakan untuk membuat situs web
populer seperti Pinterest . Hal ini relatif mudah untuk belajar dibandingkan
dengan sesuatu seperti C atau turunannya , namun masih sangat fleksibel dalam
hal apa yang dapat Anda lakukan dengan itu .
- Ruby
Ini adalah OOP murni populer dari
Jepang. Bahasa pemrograman open source dinamis, mudah dimengerti dan produktif.
Sintaks Ruby elegan, natural, mudah dibaca dan ditulis.
- Visual Basic
Berasal dari ' BASIC ' , yang
sangat populer di hari-hari awal komputasi personal , Visual Basic ( VB )
memungkinkan program sederhana yang akan dibuat dengan cepat dan mudah,
sementara juga memungkinkan untuk coding yang lebih kompleks.
- Java
Digunakan oleh Google sebagai
bagian integral dari sistem operasi Android , dan oleh pengembang independen
untuk membuat aplikasi android ( serta kegunaan lain ) . Java diciptakan dengan
" tulis sekali , jalankan di mana saja " ( WORA ) pendekatan untuk
memudahkan kode yang ditulis pada satu mesin untuk berjalan di lain mesin.
2.2 Teknologi Java
Java
adalah suatu teknologi di dunia software komputer, yang merupakan suatu bahasa
pemrograman, dan sekaligus suatu platform. Sebagai bahasa pemrograman, Java
dikenal sebagai bahasa pemrograman tingkat tinggi. Java mudah dipelajari,
terutama bagi programmer yang telah mengenal C/C++. Java merupakan bahasa
pemrograman berorientasi objek yang merupakan paradigma pemrograman masa depan.
Sebagai bahasa pemrograman Java dirancang menjadi handal dan aman. Java juga
dirancang agar dapat dijalankan di semua platform, dan juga dirancang untuk
menghasilkan aplikasi-aplikasi dengan performansi yang terbaik, seperti
aplikasi database Oracle 8i/9i yang core-nya dibangun menggunakan bahasa
pemrograman Java. Sedangkan Java bersifat neutral architecture, karena Java
Compiler yang digunakan untuk mengkompilasi kode program Java dirancang untuk
menghasilkan kode yang netral terhadap semua arsitektur perangkat keras. Sebagai
sebuah platform, Java terdiri atas dua bagian utama, yaitu:
1.
Java
Virtual Machine (JVM)
2.
Java
Application Programming Interface (Java API)
Sun
membagi arsitektur Java membagi tiga bagian, yaitu:
1. J2EE
(Java 2 Enterprise Edition)
2. J2SE
(Java 2 Second Edition)
3. J2ME
(Java 2 Micro Edition)
2.1.1
J2EE
(Java 2 Enterprise Edition)
J2EE
adalah kelompok dari beberapa API (Application
Programming Interface) dari Java dan teknologi selain Java. J2EE dirancang
untuk membuat aplikasi yang rumit. J2EE sering dianggap sebagai middle-ware atau teknologi yang berjalan
di server, namun sebenarnya J2EE tidak hanya terbatas untuk itu. Faktanya J2EE juga
mencakup teknologi yang dapat digunakan disemua lapisan dari sebuah sistem
informasi.
Implementasi
J2EE menyediakan kelas dasar dan API dari Java yang mendukung pengembangan dan
rutin standard untuk aplikasi client maupun
server, termasuk aplikasi yang
berjalan di web browser. untuk
aplikasi berbasis web, aplikasi sistem tersebar dengan beraneka ragam klien
dengan kompleksitas yang tinggi.
2.1.2 J2SE (Java 2 Standard
Edition)
Aplikasi
yang dibuat dan dikembangkan penulis dalam penulisan ini menggunakan bahasa
pemrograman berbasis Java 2 Standard Edition (lebih dikenal dengan
J2SE). Pada bagian ini, penulis akan menjelaskan dasar-dasar J2SE, meliputi
pengenalan J2SE dan komponen pada J2SE. Berikut adalah penjelasannya:
J2SE
atau Java 2 Standard Edition merupakan bahasa pemrograman Java untuk aplikasi
desktop yang merupakan object-oriented
programming. Pada J2SE, terdiri dari dua buah produk yang dikeluarkan untuk
membantu dalam membuat aplikasi tanpa tergantung dari platform yang digunakan, yaitu:
1.
Java
SE Runtime Environment (JRE)
Java Runtime Environment (JRE) menyediakan perpustakaan, Java Virtual Machine (JVM), dan komponen lain untuk menjalankan applet dan aplikasi yang ditulis dengan bahasa pemrograman Java. Selain itu, terdapat dua buah kunci teknologi yang merupakan bagian dari JRE, yaitu: d Plug-in, yang memungkinkan menjalankan applet di browser populer dan Java Web Start, yang menyebarkan aplikasi mandiri melalui jaringan. JRE tidak mengandung utilitas seperti compiler atau debugger untuk mengembangkan applet dan aplikasi.
2.
Java Development Kit (JDK)
Java
Development Kit (JDK) merupakan perangkat lunak yang digunakan untuk menajemen
dan membangun berbagai aplikasi Java. JDK merupakan superset dari JRE,
berisikan segala sesuatu yang ada di JRE ditambahkan compiler dan debugger
yang diperlukan untuk mengembangkan applet dan aplikasi.
Bahasa
pemrograman Java menyediakan library-library
standar yang telah dicompile dan dapat langsung digunakan dalam implementasi
pembuatan sebuah aplikasi. Pada library,
terdapat berbagai macam class yang
dapat digunakan dan telah dikelompokkan ke dalam package. Package yang tersedia dalam J2SE akan dijabarkan pada tabel
berikut:
No comments:
Post a Comment