Silahkan marah, silahkan menuntut sesuai norma positif dan
hukum positif yang umum dipahami orang.Tapi monggo tetap santun dan saling
menghormati, terutama terhadap orang lain dari golongannya yang memilih tidak
marah. Setiap orang berhak punya penafsiran lain terhadap suatu kejadian dan
mengambil sikap atas penafsirannya itu. Kendalikan juga kemarahan itu karena
kemarahan yang diluar kendali seringkali menutup hati dari kesadaran untuk
berdiskusi dan melihat perkara dari sisi pandang yang lain.
Status ini berkaitan dengan fenomena facebook yang sebagian
besar membagikan tulisan atau artikel yang mengejek, menyalahkan, bahkan
menekan orang yang tidak ikut marah atas
pernyataan ahok yang dianggap menghina Al-Qur'an. Saya
khawatir bahwa fenomena (gemar membagikan uraian ajakan untuk marah atau
membenci) tersebut digunakan untuk kampanye SARA karena hal itu terlihat
seperti berusaha membangkitkan kemarahan massa dan bukan tidak mungkin bisa
digunakan untuk memobilisasi massa.
No comments:
Post a Comment